Talak

Pernikahan & Keluarga, 22 November 2022

Pertanyaan:

Assalamualaikum.. izin bertanya..

Saya menikah sudah 3 tahun dan sering bertengkar hebat sampai beberapa kali mengarah ke perpisahan
Yang ingin saya tanyakan beberapa point di bawah ini apakah di anggap talak?
 
1. Pada tahun pertama saat saya dan suami tinggal dirumah mertua, kami sempat bertengkar hebat. Akhirnya saya memutuskan untuk pulang kerumah orang tua saya. Saat saya menghubungi adik saya untuk minta jemput, suami marah besar dan berkata "kalau kamu pulang kerumah orang tuamu berarti kita pisah" namun saya yang masih tersulut emosi mengabaikan perkataan suami saya dan tetap pulang kerumah orang tua saya. Selang 3 hari suami saya mendatangi saya kerumah orang tua saya dengan niat berbaikan. Apakah itu sudah jatuh talak satu?
 
2. Pada pertengahan tahun kedua kami bertengkar hebat lagi di perjalanan menuju rumah mertua. Sesampainya disana suami dengan emosi yang meluap-luap mengatakan "yasudah cerai saja!" Namun selang beberapa menit beliau menyesal dan mengatakan bahwa mengatakan kalimat tersebut karna tersulut emosi. Apakah itu jatuh talak?
 
3. 27 Desember 2021 saya dan suami ribut lagi. Saat itu saya yang sudah lelah meminta pisah.. dan suami mengatakan "yasudah iya!" Lalu saya telfon ibu mertua dan suami malah disuruh pulang kerumah orang tuanya dan dilarang menghubungi saya. Kemudian pada tanggal 31 suami menjemput saya untuk kerumah mertua karna disana ada acara dan suami memperlakukan saya seakan-akan tidak terjadi apa-apa di antara kami. Apakah itu jatuh talak?
 
4. Tanggal 14 November 2022 kami bertengkar lagi. Pada saat ini kami sudah memiliki anak yang masih berusia 2 bulan. Lalu saya kembali meminta pisah dan suami menjawab "yasudah kalau itu maumu terserah kamu" tapi saya terus mendesak suami untuk mengatakan iya. Suami yang terus saya desak akhirnya marah dan berkata "yasudahlah kalau mau pisah yasudah iya pisah" lalu suami berangkat kerja. Tapi malamnya suami pulang kerumah karena memikirkan anak kami dan mengajak saya berbaikan dan membuat perjanjian bahwa kami tidak boleh lagi mengucapkan kata pisah saat bertengkar. Apakah kalimat suami saya tadi termasuk talak?
Jadi dari beberapa point di atas sudah berapa kali suami saya menjatuhkan talak kepada saya? Dan apakah kami masih bisaa rujuk?
 
Mohon jawaban dan penjelasannya ustadz agar kami lebih mengerti, terimakasih
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


-- Mahkota Dewi (Tenggarong Seberang )

Jawaban:

tidak ada pertanyaan yang disampaikan



-- Amin Syukroni, Lc