Wa'alaikumussalaam wrwb.
Hal yang sangat penting dalam rumah tangga adalah terwujudnya " rasa damai dan tentram ", karena itulah salah satu tujuan dari pernikahan dalam Islam ( QS. 30:21 ), karena hanya dengan terciptanya rasa tentram, suami dan istri dapat mengatur rumah tanggaya dengan baik
Dan untuk mewujudnya rasa tentram tersebut, sangat dibutuhkan tegaknya " komunikasi dan saling memahami " antara suami dan istri, Dalam arti pada setiap masalah dalam keluarga, seyogyanya dikomunikasikan, agar setiap keputusan yang diambil berdasarkan kesepakatan bersama, dan seharusnya setiap pasangan memahami bahwa manusia itu semua mempunyai kekurangan dan tidak ada yang sempurna, yang karenanya setiap pasangan harus siap untuk memincingkan matanya saat melihat kekurangan pasangannya dan siap untuk menutupinya dengn kelebihan yang dimiliknya, dan hendaknya setiap pasangan lebih mementingkan untuk melaksanakan kewajibannya sebelum ia menuntut haknya
Dan berkaitan dengan nafkah keluarga, memang ia adalah tanggung jawab sumi, tetapi Allah tidak pernah memikulkan beban kepada seseorang yang diluar batas kemampuannya ( perhatikanlah firman Allah dalam QS. 65 : 7 , yang karenanya, seyogyanya seorang istri harus bisa memahami hal tersebut, sehnga tidak menuntut lebih dari kemampuan suaminya
Dalam kondisi sebagaimana anda rasakan, seyogyanya anda sedikit bersabar menghadapi istri yang belum memahami kondisi anda, dengan tetap berupaya menciptakan suasana yang damai di rumah, dengan tetap bekerja keras, tetapi jangan lupa untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan beribadah dengan baik dan benar, banyak berdo'a dan senantiasa menyertakan istri dalam do'a-do'a anda dan perbanyak " istighfar/memohon ampun kepada Allah " , semoga dengan demikian Allah berkenan untuk segera memberikan kelapangan rizki kepada keluarga anda
Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.