Pertanyaan:
Assalamualaikum Pak Ustad, saya menikah tahun 2011 silam dan sampai sekarang belum dikaruniai anak karena memang kami belum pernah melakukan hubungan suami istri, karena suami saya punya kelemahan. tentu saja saya kecewa dengan keadaan ini, tapi saya memendam rahasia ini dari keluarga saya, disamping keluarga saya juga jauh dan tidak bisa curhat secara langsung. padahal keluarga saya sangat menantikan keturunan dari saya. dosakah saya menutupi ini dari keluarga, terutama ibu saya? satu hal lagi suami saya berjanji memperbaiki diri, ketika saya berfikir untuk pindah lagi ke keluarga saya, tapi saya mengajukan syarat untuk menulis perjanjian diatas kertas, bahwa dia bisa menafkahi lahir batin, bila suatu saat dia selingkuh dan menyakiti saya, maka dia bersedia memberikan hartanya pada saya. tapi suami saya keberatan dengan perjanjian seperti itu. salahkah saya mengajukan syarat seperti itu? sebenarnya orientasi saya bukan karna hartanya, hanya ingin melihat kesungguhannya memperbaiki sikapnya kepada saya, karena selama hampir 3 tahun ini saya merasa tertekan dengan masalah rumah tangga kami, apalagi saya sudah berkorban dengan meninggalkan keluarga saya saat menikah dulu. Mohon petunjuknya pa ustad, wassalam
--
Rika (Ciamis)
Jawaban:
Wa'alaikumussalaam wrwb.
Saran saya, sebaiknya anda mengkomunikasikan dengan cara yang baik keinginan orang tua anda tersebut kepada sumi anda, Dan seyogyanya anda juga mengkomunikasikan keadaan keluarga anda tersebut dengan cara yang baik kepada orang tua
Hal tersebut perlu anda lakukan, karena tujuan nikah dalam Islam itu adalah untuk mendapatkan " Kedamaian ", saya khawatir kalau anda menutup dengan rapat kondisi anda yang sebenarnya, maka " kedamaian yang merupakan tujuan pernikahan tersebut tidak dapat dicapai, dimana anda tidak damai ( kecewa sebagaimana anda sampaikan) yang hal tersebut berpotensi akan munculnya kekecawaan yang lain dikemudian hari
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.
--
Agung Cahyadi, MA