Menjaga Hati

Pernikahan & Keluarga, 18 Januari 2014

Pertanyaan:

Assalamualaikum.

Afwan ustadz, saya mau berkonsultasi tentang bagaimana seharusnya menjaga hati dan pandangan agar tetap bersih. Saya secara pribadi ingin segera berkeluarga, dengan tujuan agar terhindar dari hal-hal yang bisa menggoyahkan hati. alhamdulillah saat ini baru saja selesai kuliah dan sudah bekerja juga. Namun entah mengapa keberanian untuk mengenapkan separuh dien itu belum ada. Di dalam pekerjaan pun ntah mengapa terasa masih sulit beradaptasi, mungkin ungkapan ketika menikah maka akan dibuka segala kemudahan dan rezeki.

Ini juga ustadz, afwan apakah boleh kita melamar tanpa melalui guru ngaji saya atau secara langsung menunjuk seorang akhwat yg telah kita kenal? Hal ini dilakukan atas alasan karena telah mengenal baik..

Jazakumullahu khoir..

-- Irman (Malang)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Salah satu yang bisa membentu kita untuk senantiasa istiqomah dalam ber-Islam ( disamping upaya optimal dalam ber-Islam dan senantiasa bermohon kepada Allah ) yaitu senantiasa berupaya untuk hanya berteman dengan orang yang bertaqwa ( baik agama dan akhlaqnya ) yang senantiasa siap untuk saling memberikan semangat

Dan hal tersebut bisa diperoleh, diantaranya  dengan cara menikah dengan calon yang bertaqwa

Dan oleh karena itu, kalau mau memilih calon, janganlah pernah berspekulasi  dengan memilih calon yang hanya kelihatannya kok baik, tetapi pastikan dengan benar bahwa calon tersebut memang baik agama dan akhlaqnya melalui rekomendari dari orang-orang yang terpercaya dan shalat istikhoroh, yang karenanya kalau ada calon yang kelihatannya baik, maka komunikasikan calon tersebut kepada murobbi dan yang lainnya dari orang-orang yang selama ini sering berinteraksi dengan kita dan kita kenal sebagai orang-orang baik

Demikian, semoga Allah senantiasa berkenan untuk memberikan kemudahan dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.,



-- Agung Cahyadi, MA