Pertanyaan:
Assallammualaikum wr wb
Ustadz saya mau tanya tolong di jelaskan lebih rinci dan detail.
Saya sudah menikah kurang lebih 8 tahun tapi kami tidak tinggal dalam satu rumah. Dalam perjalanan rumah tanggal kami, kami mengalami ujian yg besar yaitu saya sudah mengkhianati suami saya dengan saya sudah melakukan perbuatan zina. Perbuatan zina itu saya lakukan kurang lebih 6 bulan, lalu saumi saya curiga dengan perilaku saya yang lain dari biasanya. Akhirnya saya ditanya suami saya dan saya mengaku bahwa saya sudah zina dengan orang lalu saya ceritakan alasan saya zina, awalnya suami saya tidak bisa menerima tapi akhirnya bisa terima & suami saya bilang agar saya segera bertaubat sebenar-benarnya taubat (taubat nasuhah). Akhirnya saya bener-bener taubat, menyesal & saya tidak ingin mengulangi perbuatan zina itu tapi dalam perjalanan taubat saya, suami saya selalu mengingatkan kejadian itu dengan tanya "kenapa bisa lakukan itu". Yang saya tanyakan apa yang harus saya samapaikan ke suami saya agar saya dalam menjalani taubat ini bisa lebih tenang & suami saya tidak selalu mengingatkan kejadian itu. Akibat perbuatan saya karier suami saya hancur, setiap hari saya selalu bersalah dengan suami saya. Apa yang harus saya lakukan ustadz agar saya bisa kembali ke jalan Allah & menjadi istri yg sholeha buat suami saya di dunia & akhirat. Saya juga ingin rumah tangga saya jadi lebih tenang & tentram hati & jiwa kami. Itulah keluhan-keluhan saya ustadz.
Terima kasih atas jawaban & penjelasan yang ustadz berikan.
Wassallammualaikum wr wb
--
Tiyas (Lampung)
Jawaban:
Wa'alaikumussalaam wrwb.
Sebesar apapun dosa seseorang, apabila ia mau bertaubat dengan benar, maka Allah akan mengampuninya ( QS. 39:53 ), dan seorang yang telah bertaubat, maka ia akan kembali suci dari dosanya sebagaimana ia tidak pernah berdosa (QS. 25:68-70 )
Oleh karena itu, sebaiknya kalian berdua membuka lembaran baru demi kebaikan rumah tangga kalian, dan jangan lagi mengungkit-ungkit kesalahan yang telah lau yang bisa jadi Allahpun sudah mengampuninya, apabila "taubat" anda lakukan dengan sebenarnya
Dekatkan diri kepada Allah, dengan memperbaiki ibadah kalian berdua, komunikasikan dengan suami apa saja yang akan kalian usahakan
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.
--
Agung Cahyadi, MA