Tentang Jodoh Manusia


Pertanyaan:

Assalamu'alaikum,

Pak ustadz bukankah jodoh itu sudah diatur dan ditentukan oleh Allah, yang ingin saya tanyakan adalah apa yang harus kita lakukan? apakah jodoh itu harus kita cari/kita jemput? ataukah kita tunggu? mohon penjelasannya pak ustadz.
Terimakasih wassalamualaikum wr.wb



-- Asep Munandar (Bandung)

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Saudara Asep Munandar yang dirahmati ALLAH SWT

ALLAH SWT telah menyatakan bahwa manusia ditakdirkan berpasang-pasangan:

"dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita". (QS.53:45)

"Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat
kebesaran Allah". (QS 51:49)

 Jika ada orang yang terlambat mendapatkan jodoh. Misalnya sampai dengan umur 40 tahun belum menikah, belum tentu ia tidak mempunyai jodoh. Bisa jadi jodoh akan datang di masa mendatang (ia akan menikah di masa mendatang). Atau bisa juga karena ia sendiri menolak untuk menikah (menemukan jodohnya), yang berarti ia merubah takdirnya dengan takdir yang lain. Hal ini bisa terjadi tentu saja atas izin Allah SWT.

Lalu jika ada orang yang sampai matinya tidak menikah padahal ia ingin sekali untuk menikah, maka hal itu berarti Allah mentakdirkannya untuk menemukan jodohnya di akhirat, bukan di dunia. Allah Yang Maha Kuasa memiliki berbagai takdir-Nya kepada manusia yang kadangkala sulit dimengerti dan diterima oleh manusia. Namun kita harus yakin bahwa takdir yang ditentukan Allah kepada kita pasti untuk kebaikan kita. Tugas kita sebagai manusia adalah berusaha untuk mencapai apa yang menurut kita baik. Sedang hasilnya kita kembalikan kepada takdir Allah. Suka atau tidak suka kita harus rela dengan takdir Allah SWT. Itulah ciri orang yang beriman. 

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui" (QS. 2 : 216)

WaLLAHU a'lam

 



-- Selamet Junaidi