Berpoligami Atau Cerai


Pertanyaan:

Assalamu'alaikum ustadz.

Saya adalah seorang wanita yg baru menikah 8 bulan dengan suami saya secara siri. Awalnya, saya bersedia menikah dengan suami saya karena menurut suami saya dia sedang ada masalah dengan istrinya dan akan bercerai dalam waktu 3 bulan ke depan. Karena sudah hampir satu tahun dia tidak dilayani oleh istrinya dan istrinya sudah durhaka padanya. Tapi ustadz, sampai dengan 8 bulan pernikahan kami ternyata dia belum juga menceraikan istrinya, karena istrinya mengancam kalau sampai diceraikan maka anak2nya tidak akan diijinkan bertemu dengan suami saya lagi. Makanya suami saya bingung ustadz. Istrinya pun tdk mau dipoligami. Apa yang harus saya lakukan ustadz ? Saya wanita PNS yang dalam aturannya tidak diperbolehkan untuk menjadi istri kedua/dipoligami. Apakah meminta cerai dalam kasus saya seperti ini diperbolehkan dalam Islam, walaupun sebenarnya saya mencintai suami saya tulus hanya karena ingin mendapat ridlo Allah semata ? Apa yang harus saya lakukan ustadz ? Hati saya sakit ustadz, Saya merasa ditipu oleh suami saya yang janjinya akan bercerai dengan istrinya, ternyata karena takut sama istrinya dia tidak jadi menceraikan istrinya. Sedangkan saya sudah terlanjur jadi istrinya. Ingin minta cerai takut berdosa, tapi hati saya sakit karena merasa ditipu oleh suami saya. Mohon saran ustadz, agar tenang batin saya ini.

Wassalam.



-- Rahayu (Jakarta)

Jawaban:

وعليكم السلام ورخمة الله وبركاته

Saudari Rahayu yang dirahmati ALLAH SWT

Sekarang kita pokus pada masalah terakhir  bahwa anda PNS dan tidak boleh menjadi istri kedua. Dan sekarang anda menjadi istri kedua.

Anda sendiri bisa merasakan bagaimana menjalani hidup seperti sekarang ini. Apapun keputusan yang anda ambil pasti ada resikonya. Timbang pada diri anda mana yang bisa anda jalani yang membuat anda lebih tenang.

Maaf jika anda milih bercerai tidak mengakibatkan anda menanggung dosa seperti apa yang anda utarakan.

Dekatkan diri anda kepadaALLAH SWT . banyak berzikir dan istighfar agar hati anda lebih tenang sehingga keputusan anda akan lebih bijak dan mantap anda putuskan.

Semoga ALLAH SWT selalu menyertai semua keputusan  anda dan ALLAH berikan yang terbaik untuk anda.

WaLLAHU a'lam

 

 



-- Selamet Junaidi