Assalamuallaikum wr wb
saya ingin bertanya karena saat ini saya sedang resah
karena masalah dalam pernikahan saya. Awalnya saya menikah karna kecelakaan, dan mau tidak mau ortu saya menikahkan saya dengan pacar saya. Singkat cerita 2 bulan yang lalu saya pergi ke rumah ibu saya (berpamitan) dan bilang hanya nginap 2 hari setelah itu saya dengar suami saya masuk RS saya jenguk besoknya setelah saya ngobrol dan saya ungkapkan keluh kesah saya, setelah itu dia berkata kalo dia 'salah pilih' (saya). Setelah itu saya pulang dan mengadu keluh kesah sy slama berumah tangga kpd ortu sy,
dan itu membuat ortu sy kecewa. Terlebih bln itu sy tdk dinafkahi. Setiap kami kontekan berujung ribut dan dia blg lebih baik pisah aja.
Dia ingin menjenguk anak tp blg males bertemu dgn ibu sy, dan blg "rugi dong sy nafkahin tp anak gaada disini". Total 3x gajian dia ga ngasih sy.
Jumat lalu sy pergi ke pengajian tante suami sy (tanpa ortu sy tahu) akhirnya keluarga suami mediasi kami berdua, sy plg di antar suami dan keluarganya. Keluarganya ngobrol dgn keluarga sy tapi neneknya yg lebih banyak bicara, ketika suami sy jawab selalu dgn nada emosi yg membuat ibu sy semakin kecewa
dgn suami sy dan blg ih gamau punya menantu kaya gitu. Ibu sy juga masih skt hati karna perlakuan suami sy terhadap sy dan keluarga.
Apakah sy salah membuat ibu sy kecewa dgn keputusan sy kembali dgn suami?
Apakah sy berhak marah kpd suami karna suami sy tdk sopan dgn ibu sy?
Bagaimana dgn nafkah yg tidak di bayarkan? Slm ini sy dan anak sy di biayai ibu sy, makanya ibu sy kecewa dgn keputusan sy.
Bagaimana agar sy bisa menyelesaikan masalah? Terutama agar ibu sy tidak sakit hati lagi.
WSWRWB
Saudari mulyani yang dirahmati ALLAH SWT
Maaf berkenaan dengan kasus anda, yang paling penting adalah anda berdua harus menyadari bahwa landasan pernikahan anda sangatlah lemah, mudah goyah . Maaf terjadi kecelakaan (zina?) dan karena itu terjadi pernikahan.
Sadari bahwa zina itu dosa besar maka harus benar-benar bertaubat. Menyesal telah melakukannya dan beranjanjilah tidak akan mengulanginya. Dosa besar itu pasti mempengaruhi dan memperburuk kehidupan anda... Semoga dengan taubat ,ALLAH Yang Maha Pengampun dan Penyayang berkenan menjaga keluarga menjadi lebih baik.
Akan lebih baik lagi ada mediasi lagi antara ibu dan suami anda agar saling memahami dan keadaaan dan keadaan akan tambahparah kalau tidak bisamenahan diri, tidak saling memahami dan tidak saling memaaafkan. In sya ALLAH kalau ibu dan suami anda bisa menahan diri, memahami dan memaaafkan maka anda tidak perlu membuat pilihan sulit
Dekatkan diri anda dan suami kepada ALLAH, banyak beristighfar semoga hidup keluarga anda semakin membaik dan bahagia
WaLLAHU a'lam