Assalamualaikum wr.wb pak ustadz..Saya single parent anak 1, menikah dengan duda anak 1 juga. Dalam rumah tangga,suami memegang gajinya sendiri sementara saya tidak punya penghasilan. Suami belanja kebutuhan pokok tapi tidak memberiku uang. Suamiku juga masih suka telponan sama mantan istrinya. Bahkan membantu keuangan mantan istri padahal mantan istri bekerja sebagai PNS dan dia juga tidak membagi harta gono gini dari pernikahan mereka yang tergolong sangat banyak. Bahkan setiap anak berkunjung ke rumah kami suamiku selalu membelikan baju untuk mantan istrinya. Sementara kepada saya istrinya Beliau tidak pernah bersikap seperti itu. Jatah kiriman antara anaknya dan anakku juga dibedakan. Beliau lebih mentingin anaknya daripada anak saya. Kalau saya minta keadilan Beliau bilang anak saya bukan tanggung hawabnya tapi tanggung jawab bapaknya. Bahkan suamiku ingin nuntut cerai saya dengan 2 pilihan yaitu pilih suami atau anak.
Pak ustadz,,,langkah apa yang harus saya ambil???
Salahkah saya jika punya rasa iri terhadap anak dan kantan istri suami yg dapat perlakuan istimewa dari suami???
Mohon bimbingan Pak Ustadz.
Terima kasih..wassalamualaikum wr.wb
وعلسكم السلام ورØÙ…Ø© الله وبركاته
Ibu Lestari yang dirahmati ALLAH SWT.
Semoga Anda bisa bersabar dalam menjalani proses menuju keluarga yang semakin matang dan harmonis dalam Rahmat ALLAH SWT.
Masalah tanggung jawab ;
a. Anak anda tanggung jawab bapak kandungnya masing-masing.
b Istri sandang pangannya tanggung jawab suami.
c. Mantan istri, bukan tanggung jawab mantan suami
Penjelasan ( a ). Anda komunikasikan tanggung jawab anak Anda kepada mantan suami anda. Maka otomatis Anda akan tetap ada komunikasi seperlunya dengan mantan suami. Demikian pula dalam melaksanakan kewajibansebagai ayah, suami Anda terkadang harus berkuminikasi dengan mantan istrinya. Hal ini harus saling memahami diantara Anda berdua.
Penjelasan ( b ). Anda jangan dipusingkan dengan keinginan memegang uang belanja. Kalau ada kebutuhan sandang, pangan dan lainnya, Anda tinggal minta baik-baik, lembut hati. Jangan ada keributan dengan kalimat-kalimat minta keadilan. Bisa memancing kemarahan suami yang akhirnya ia marah.
Penjelasan ( c ). Imbangi saja dengan Anda minta kebutuhan kepada suami secara baik-baik. Dan tingkatkan perhatian, pelayanan dan sayang Anda kepada suami Anda karena pasti ia bisa merasakan dan membandingkan antara Anda dengan mantan istrinya. Anda harus bersungguh-sungguh untuk hal ini. Jangan sekedar menuntut sikap adil.
Nah semoga dengan kesabaran Anda menjalani hal-hal tersebut mendorong suami Anda berubah lebih baik.
WaLLAHU a'lam