Pernikahan Dan Kehidupan Tidak Jelas

Pernikahan & Keluarga, 24 Februari 2019

Pertanyaan:

Assalamuallaikum ustd ...

saya ingin bertanya tentang, saat ini saya berumur 26, saya menikah saat umur 21 tahun, saat usia saya 19 tahun keluarga saya terpaksa kabur dari kota ini karena dikejar-kejar oleh rentenir akibat hutang yang banyak.

sejak 19 tahun saya hidup sendirian di batam, saya punya kakak tapi karena sudah berkeluarga hanya fokus dgn keluarganya ...

saya berkerja sejak 19 tahun, dan banyak melakukan pergaulan diluar syariat,. qodarullah bertemu dengan seorang pria yang ingin menikahi saya saat saya berusia 21 tahun, saat itu pria tersebut sudah memiliki istri tapi istri nya sakit keras, dan kurang bisa melayani dia jadi ia ingin poligami, tapi banyak pertentangan dari pihak istri dan saat itu pun saya tidak mau menjadi madu, qodarullah tidak lama istri beliau meninggal, dan 4 bulan kemudian beliau melamar saya kembali, dan ingin menikahi saya, karena keluarga saya kabur dari kota dan risau dengan keadaan saya sendiri dikota mereka menekan saya untuk menikah, dan akhirnya sayapun menikah, saya berusaha meluruskan niat menikah karena allah dan ibadah ....

saya menikah dikampung dengan wali orang tua kandung pria saya sendiri, dan kamipun menikah sah secara agama dikampung, suami saya berjanji untuk mengurus pernikahan saat kami kembali ke kota, saat dikota awal menikah banyak sekali masalah diawal pernikahan kami, keluarga istri pertama suami yang sudah meninggal tidak setuju dan tidak menyukai saya bahkan kadang mengata-ngatai tidak pernah ridho dengan saya, kemudian sindiran2 lainnya, waktu itu kami minim agama dan baru belajar jadi belum bisa menyikapi, selain itu masalah walimah pernikahan yang simpang siur, dan bermasalah, kemudian, akhirnya kami tidak jadi walimah

setelah itu pengurusan buku pernikahan, kamipun tidak jadi mengurus buku tersebut sampai sekarang, suami maju mundur saat mau mengurus, terkadang mau mengurus terkadang bahkan dia menunda niatnya dengan dalih katanya kita pasti bercerai untuk apa diurus.

qodarullah setelah menikah baru ketahuan klu suami banyak memiliki tanggungan kredit pinjaman, hingga tidak bisa full menafkahi keluarga, dan saya biasa membantu org tua saya sebelum menikah semenjak menikah saya tidak pernah membantu kedua orang tua saya lagi, orang tua saya yang banyak hutang rentenir dan kabur tsb, mereka marah dan memaki2 saya bahkan menyuruh saya kabur dari rumah suami, untuk apa menikah hanya menyusahkan diri sendiri saja kata org tua dan keluarga, lebih baik sebelum menikah bisa membantu keluarga, keluarga saya yang kesusahan pun menekan saya untuk berpsaih dn kabur dari rumah suami saya ....

tidak lama saya merenungi nasib saya kenapa tidak ada yang menyayangi saya, dan disitu saya tersadar, orang tua saya hanya mementingkan materi dan tidak mementingkan dan memikirkan kebahagiaan dan masa depan saya, keluarga saya memang sangat kurang pengetahuan dan ilmu agama.

dan suami yang saya nikahi pun tidak jujur kepada saya dan banyak menutupi tentang dirinya dari saya,

saya seperti tidak memiliki siapapun didunia ini, merasa benar-benar sendiri dan tidak mengerti kemana hidup saya harus saya bawa, alhamdulillah pelan2 saya belajar agama dan mengembalikan semua nya ke agama, ini proses saya belajar dan mendalami agama islam ....

sampai sekarang saya dan mantan suami sudha berpisah mungkin sudah lebih talak 3, karena kami sudah berkali kali pisah dan kembali lagi dengan seenaknya karena kami menikah sirri belum tercatat agama, dan perceraian pun kami cuma begitu2 karena tidak tercatat cerai pun tidak ada akta cerai, jadi yah masih sering bersama ...tanpa ikatan, dan saya tidak tau ikatan kami apa, kadang perasaan seperti dulu ada, tapi tidak ada ikatan, dan beliau masih sering menolong saya dalam hal biaya hidup dan cuma dia yang ada di kota ini cuma dia juga satu2 nya yang dekat dengan saya dikota ini mengingat saya tdak punya siapapun disini, sebatang kara, orang tua saya kabur permasalahan hutang rentenir ...

mohon pencerahannya ustd, bagaimana sebenarnya hubungan kami ini sudah sah bercerai atau belum, dan bagaimana status saya janda sirri ?? atau bagaimana dalam agama dan hukum tentang status saya ...

bagaimana saya menyikapi semua ini ustd untuk diri saya kedepan, mohon bimbingannya saya benar2 ingin menyelesaikan semua ini baik-baik dan melanjutkan hidup .... bagaimana caranya saya bisa melanjutkan hidup baik-baik ustd, saya tidak memiliki siapa2 disini, dosakah saya masih dibantu mantan suami saya, tapi karena kondisi saya yang sebatang kara saya jadi bergantung dengan mantan suami saya , yang seharusnya tidak begini ....

tapi ada sebagian org yang tau klu kami sudah berpisah, ada yang belum tau, dan beliau(mantan suami) bilang idak perlu mereka tau, seperti lingkungan kerja taunya kami baik-baik saja.

dan ada juga yang tau kalau kami belum menikah karena kami tidak pernah walimah dan banyak temen2 yang tidak tau klu kami sudah menikah dan itu pun tetap tidak tau , dan kami masih mengaku gaadis dan suami saya mengaku duda ... waktu kami sudah menikah dulu, seperti tidak mengakui pernikahan ...

saya mengaku single karena diktp saya masih single dan secara data masih sendiri, sy takut ngaku2 menikah dan tidak diakui secara sah , dan malu sendiri ...

begitupun beliau (mantan suami) mengaku duda sejak dulu padahal sudah menikah dengan saya, dia tidak menganggap saya ....

 

bagaimana menyelesaikan semua satu persatu ustd ...

saya hidup tidak tenang karena merasa banyak kebohongan, tapi mantan suami bilang agar cuek saja, tidak penting aggapan org atau buka aib sendiri ,...

status saya sebagai perempuan sangat tidak jelas ustad tapi keadaan saya juga beginii , apa yang harus saya lakukan ustd, saya sangat ingin memperbaiki diri dan bebertaubat agar kedepannya hidup saya bisa berkah ....

maaf terlalu panjang yah ustd ...

terimakasih atas jawabannya, semoga allah membalas kebaikan ustd dan admin dengan yang lebih baik ... amiin ....

klu bisa jawaban dikirim ke email juga yah ustd ...

 



-- Hamba Allah (Batam)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Saudari yang dirahmati ALLAH SWT.

Status Anda sekarang jelas janda. Karena talak sudah 3 kali maka Anda tidak boleh rujuk dengan mantan suami sampai Anda menikah dahulu dengan orang lain.

Sebaiknya Anda terus terang dengan status Anda khususnya kepada seseorang yang ingin mempersunting Anda. Anda janda tanpa anak yang sekarang kembali bersemangat menjadi lebih sholehah dengan lebih tekun mendalami Islam. Tidak ada aib di sini karena Anda menikah dengan syah dan terang-terangan.

Jaga jarak dengan mantan suami Anda dan jangan tergantung padanya untuk menjaga fitnah yang bisa saja muncul. 

Selalu taqorrub kepada ALLAH SWT dengan lebih inten dan khusyu'. Selalu berdoa kepada ALLAH SWT agar Anda mendapat suami yang Sholeh. Semoga ALLAH mengijabah keinginan baik Anda untuk menjadi  pribadi yang lebih baik.

 

 

 

 

 



-- Selamet Junaidi