Ass. Wr. Wb.
Saya ingin bertanya..suami saya sangat sering minta "jatah", padahal saya pernah baca di artikel kesehatan bahwa mandi keramas setiap hari itu tidak baik untuk kesehatan. Sedangkan jika sesudah memberi "jatah", otomatis pagi harinya saya kan harus mandi besar supaya bsa sholat. Saya sudah memberi pengertian pada suami, tapi suami tidak mau tau. Bahkan disaat saya sedang sangat lelah, suami juga meminta "jatah".
Saya turuti tapi saya tidak bsa aktif aktif, tapi suami malah marah kalau saya memberi "jatah" tapi tidak aktif seperti itu. Apalagi jika saya sesekali menolak karena alasan tertentu, malah saya didiamkan oleh suami seperti "ngambek" begitu suami saya.
Suami saya sendiri saya tuntut supaya melakukan sholat agar tidak terlalu gila akan "jatah", tapi cuma jawab "iya" & tidak pernah mau melakukan sholat.
Lalu saya harus bgaimana menghadapi suami yang seperti itu?
Saya benar² bngung,mohon pencerahannya.
Terimakasih..
Wa'alaikumussalaam wrwb.
Komunikasi antara suami istri (kesepakan untuk saling siap memberi masukan dan saling siap untuk diberi masukan) dan saling memahami adalah bisa menjadi kata kunci dalam menyelesaian permasalahan dalam keluarga
Termasuk problem yang sedang anda hadapi dalam menyikapi kebiasaan suami, seyogyanya suami anda juga memahami akan pentingnya untuk saling siap membangun komunkasi dan untuk saling memahami, sehingga jangan sampai hanya dengan alasan menuntuk hak untuk dilayani istri, tetapi mengabaikan kondisi istri yang tidak siap untuk melayani karena lelah
Dan berkaitan dengan tidak sholatnya suami anda, kalau suami sama sekali tidak mau shalat fardhu yang hanya lima kali sehari semalam, maka berarti ini adalah masalah yang serius, karena menurut kesepakatan Ulama' seorang muslim yang tidak mau shalat fardhu hukumnya sama dengan kafir, dan seorang muslimah tidak boleh menikah dengan laki-laki yang tidak mau sholat karena kafir
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan petunjuk kepada kita semua ke jalan yang diridhoi-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wr wb.