Tertekan Tinggal Bersama Mertua


Pertanyaan:

Assalamualaykum... saya adalah seorang ibu rumah tangga. Saya sudah menikah selama kurang lebih 1,5 tahun dan sekarang alhamdulillah baru saja dikaruniai seorang putri. Saat ini saya masih tinggal bersama ibu mertua saya dan adik ipar saya (perempuan). Ibu mertua saya adalah seorang yang berwatak keras dan masih sedikit kejawen.

Saya merasa tertekan tinggal bersama mertua saya, banyak ketidak cocokan antara saya dan ibu mertua saya. Terlebih lagi jika ibu mertua saya memiliki keinginan sering memaksa, dan terkadang ibu mertua saya menganggap suami saya itu seperti suaminya. Yang apa-apa harus menurut dan dikontrol.

Saya tentu mempunyai cara sendiri untuk mengasuh anak saya, tapi ibu mertua saya tetap kekeh dengan pendirian jikalau sudah memiliki keinginan.

Saya sudah mulai mengaji dan mulai belajar sunah, saya tahu misal suatu perbuatan itu termasuk bidah. Tp ibu mertua saya ketika dijelaskan pasti akan marah dan mau tak mau suami atau saya harus melakukan.

Kehidupan saya dan suami kebanyakan diatur oleh ibu mertua saya.

salahkah saya jikalau saya meminta untuk pisah rumah dengan ibu mertua saya?

entah itu kontrak atau kost...

 

 



-- Rahma (Yogyakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Ketika seseorang itu sudah berkeluarga, memang sebaiknya tidak lagi satu rumah dengan orang tua atau mertua dan juga tidak satu rumah dengan keluarga lain meskipun itu adik atau kakaknya, karena kalau hal tersebut terjadi, sering ada masalah-masalah yang sulit untuk dikompromikan dan disepakati

Yang karenanya, upaya ibu untuk pisah rumah dengan mertua untuk hidup dengan anak dan suami dirumah tersendiri meskipun harus dengan cara mengontrak, akan lebik baik, karena ibu dan suami akan dengan leluasa mengatur kehidupan keluarga sesuai dengan kenginan bersama suami tanpa intervensi mertua

Tetapi hendaknya dilakukan dengan cara yang bijak, dengan tanpa menyinggung perasan mertua, agar hubungan silaturrahim dengan mertua tetap terjaga dengan baik

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA