Pernikahan

Pernikahan & Keluarga, 14 Juli 2019

Pertanyaan:

Assalamualaikum,

Usia pernikahan kami menginjak 15 th. Sejak awal pernikahan memang suami jarang melakukan foreplay dan saya sering merasa kesakitan bila berhubungan. Saya sudah bicarakan hal ini dr awal tetp tdk ada perubahan hingga skrg. Jadi ketika suami punya hajat, baru mendatangi saya. Saya sedih pak ustadz. Sentuhan jarang sy dapatkan kecuali kalau suami mmg butuh. Belakangan sy intensif protes krn sy ingin keluar dr pekerjaan tp suami tidak ada perubahan dlm mencari maysah. Kedua anak sy tanggung asuransi kesehatan krn di tempat kerja suami tidak ada fasilitas tsbt. Ini yg memaksa sy utk berfikir 2x lipat utk resigned. Kedua hal itu yg mjd ganjalan plus dua hal lg yaitu riba dan tdk pernah sholat subuh di masjid. Sdh sy ingatkan suami utk tdk menggunakan kartu kredit tetapi tetap dilakukan. Sy tahu krn diam2 sy check bebrp kartunya. Mengenai sholat subuh di mesjid jg sdh sy ingatkan tetapi blm dijlnkan sehingga scr terpisah sy bicara dg anak sy yg paling besar (kls 9) utk tetap istiqomah sholat subuh di mesjid tanpa ayahnya.

Mohon saran pak ustadz.

 



-- Ulfi (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Perselisihan antara suami istri yang bisa disebabkan karena perbedaan sudut pandang atau tidak ditegakkannya hak dan kewajiban atau karena sebab yang lain, bisa terjadi dikeluarga siapun, termasuk di keluarga anda

Dan salah satu kata kunci dalam keberhasilan upaya untuk mencari solusi saat terjadi perselisihan itu adalah "Komunikasi" yaitu kesiapan suami istri untuk saling memberi masukan dan diberi masukan

Oleh karena itu, upayakanlah untuk membangun komunikasi yang baik dengan suami untuk saling memberi masukan dan memusyawarahkan masalah yang ada dalam rangka untuk mencari solusi dan memperbaiki keadaan dikemudian hari

Dan ketika upaya komunikasi itupun belum memberikan solusi, maka bisa saja dengan melibatkan fihak ketiga, utamanya dari fihak keluarga atau yanglain yang mempunyai kapsitas untuk bisa menjadi penengah dan memberikan usulan solusi

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA