Suami Lebih Mementingkan Bibi Yang Mengasuh Di Banding Anak Dan Istri

Pernikahan & Keluarga, 30 Desember 2019

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr.wb

Ustadz izin bertanya ustadz Suami saya di besarkan oleh bibinya (tidak ada hubungan darah) ibu kandungnya menitipkan kpd org lain Skrg bibi nya udh sakit2an suami saya selalu sigap membantu bahkan selalu nginep di rs setiap bibi nya di rawat saya tidak keberatan hanya suami saya selalu mengutamakan bibi nya di bandingkan saya dan anak saya dalam segala hal selalu mengutamakan beliau bibinya yg mengasuh suami. Bahkan suami saya rela membantak dan memarahi saya untuk membela bibi nya tanpa memikirkan perasaan saya sempat terpikir ingin berpisah gara2 masalah ini kejadian ini tidak sekali 2x tapi sudah berulang beberapa kali suami selalu mementingkan bibinya. 

Yang ingin saya tanyakan apakah sikap suami saya sudah betul selalu memprioritaskan bibi yg mengasuhnya di banding istri dan anaknya Karna suami saya selalu bilang berhutang Budi kepada bibi nya yg membesarkan nya

Jazakallah ustad mohon di jawab🙏

Waallaikumsalam wr.wb

 



-- Tia (Bogor)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wr.wb.

Kami cukup bisa memahami dan memaklumi perasaan dan sikap Anda. Sebagaimana kami juga bisa memahami dan memaklumi dilema yang mungkin dihadapi oleh suami antara sikapnya terhadap bibi yang memang sangat berjasa baginya di satu sisi dan sikapnya terhadap Anda sebagai istri dan anak-anak yang jelas menjadi tanggung jawabnya di sisi yang lain. Karena kedua-duanya, bagaimanapun, memang sama-sama wajib. Dan sebaiknya tidak dipertentangkan antara kewajiban terhadap orang yang memiliki jasa dan kewajiban terhadap keluarga (istri dan anak). Apalagi jika, berkat jasa besarnya, yang bersangkutan telah disikapi seperti layaknya posisi orang tua. Dan tampaknya seperti itulah posisi sang bibi di mata suami.

Lalu apa yang sebaiknya atau seharusnya Anda lakukan? Seperti yang telah kami sebutkan dimuka. Sebaiknya Anda jangan fokus "mempertentangkan" atau minimal memperbandingkan siapakah diantara Anda dan anak-anak serta bibi tersebut yang lebih utama harus diperhatikan oleh suami. Tapi fokuslah dengan mengapresiasi sikap suami yang begitu peduli pada orang yang telah menggantikan peran ortunya. Dukunglah dia. Supportlah dia dalam semua yang dilakukannyan untuk sang bibi. Dan pandang serta sikapilah sang bibi tersebut sebagaimana suami memandang dan menyikapinya. Niatkan dan jadikanlah sikap Anda ini sebagai bagian dari pengorbanan Anda sebagai istri untuk suami.

Karena, wallahu a'lam, kami kok sangat yakin, jika itu benar-benar Anda lakukan dan tunjukkan pada suami, ya kami yakin bahwa buahnya pada sikap suami nantinya terhadap Anda dan anak-anak insyaallah akan sangat manis dan indah sekali. Semoga!



-- Ahmad Mudzoffar Jufri, MA