Ragu Jatuh Talak Atau Tidak

Pernikahan & Keluarga, 2 Januari 2020

Pertanyaan:

Assalammualaikum..

Ustadz,,saya seorang istri yang sudah 10 tahun menikah dengan suami saya. Selama ini hubungan kami baik-baik saja tidak ada masalah yang besar. Beberapa waktu yang lalu saya membaca tanpa sengaja membaca artikel tentang perceraian atau talaq. Tiba-tiba muncul perasaan was-was atau keraguan apakah selama ini secara sengaja atau tidak sengaja suami pernah berkata tentang cerai atau tidak.Rasa was-was itu terus membuat saya kepikiran,sehingga terlintas pemikiran untuk menanyakan langsung. Selama beberapa waktu saya berusaha untuk menepis dan melupakannya,namun itu tetap tidak bisa.Hingga pada hari Rabu,tanggal 1 januari 2020 pagi,saat suami saya sedang berbaring di kasur saya mendatanginya dan mulai pembicaraan.Kemudian saya menceritakan apa yang saya rasakan tersebut. Suami saya tetap dalam posisi berbaring dan tidak menanggapi dengan serius. Kemudian saya mengatakan "Yah,aq was-was pernah gak dulu atau sampai sejauh ini pernah ada maksud atau ucapan yang mengarah kesana?" Suami diam saja dan tetap berbaring. Tiba-tiba dia berkata 100.Saya lupa apakah saat itu saya bertanya ulang atau meyakinkan bilangan.Saya hanya ingat kalo suami saya mengatakan 100.Setelah itu saya langsung menangis,karena saya takut telah terjadi perceraian saat itu.Suami seketika langsung bangun dari berbaringnya dan kebingungan apa yang terjadi.Dia lalu bertanya kenapa kok malah nangis?,saya jawab karena ayah jawab 100,kenapa ayah jawab begitu.Kemudian suami saya berusaha menjelaskan,aku tadi spontan jawab karena juga bingung kenapa bunda tiba-tiba bertanya itu.Aku tidak bermaksud demikian bun.Kemudian suami menjelaskan dari dulu sampai sekarang aku tidak pernah berniat atau mengucapkan kata-kata itu.Aku tidak pernah menginginkan itu.Jawabanku 100 itu hanya spontan dan aku bohong,yang sebenarnya dan kenyataannya dari dulu sampai sekarang aku tidak pernah mengucapkan.Begitu jawaban suami saya ustadz.Tapi semenjak hari itu kami selalu ragu dan diliputi was-was.Karena sangat mengganggu kami akhirnya pergi ke KUA,dan konsultasi.Dari pihak petugas KUA mengatakan bahwa tidak terjadi apa-apa juga tidak terjadi perceraian.Suami saya meyakinkan saya,namun jika masih khawatir suami mengajak untuk konsultasi ke ustadz lain..untuk itu saya mohon pencerahan mengenai yang saya alami ini ustadz.Pertanyaan saya,apakah ketika suami saya mengatakan 100 itu sudah menjadikan perceraian pernikahan kami atau tidak?



-- Nia (Bantul)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wr.wb.

Dan jawaban kamipun 100 % sama persis dengan jawaban konsultan KAU. Bahwa dengan mencermati apa yang terjadi di dalam hubungan rumah tangga Ibu sesuai yang Ibu tuturkan itu, dengan sangat yakin 100 % kami tegaskan, ikatan pernikahan Ibu dan suami tetap kokoh kuat dan tidak pernah retak apalagi putus!

Dan kamipun sangat yakin 100 % bahwa, seandainya Ibu dan Bapak berkonsultasi ke 100 konsultan syar'i yang benar-benar berkapasitas ustadz ulama/kyai, insyaallah jawaban semuanya tidak akan ada yang berbeda.

Sehingga, atas dasar itu, rasa waswas yang yang tiba-tiba muncul di hati Ibu itu, jelas murni dari gangguan, godaan dan bisikan syetan. Silakan memperbanyak bacaan ta'awwudz (a'udzu billahi minasy-syaithanir-rajim dll), surah Al-Ikhlash, Al-Falaq, An-Nas dll.

Demikian jawaban singkat yang bisa kami berikan. Semoga bermanfaat.



-- Ahmad Mudzoffar Jufri, MA