Suami Saya Membuat Saya Bingung

Pernikahan & Keluarga, 9 Januari 2020

Pertanyaan:

Assalamualaikum, saya mau bertanya pak. saya sedang bimbang dan galau dalam kehidupan ini dan merasa saya sudah tidak ada semangat hidup lagi. saya sebatang kara, bekerja dengan penghasilan cukup tinggi dan berpendidikan.

saya menikah dengan seorang pria. pria tersebut diawal pernikahan menjanjikan kehidupan yang sakinah mawaddah warrahmah. tapi sejak menikah suami saya tidak pernah bekerja dengan serius, saya tidak permasalahkan itu. dia bekerja 2 bulan keluar karena ada saja masalah misal dia bertengkar dengan teman atau selingkuh dengan rekan kerjanya. tapi saya tetap sabar. saya bilang bekerja santai saja kalau memang dapat yang pas. 

tapi nyatanya seiring waktu dia tidak ada usaha mencari kerja, malah dia memaksa saya untuk membeli keinginan dia yang saya tidak mampu membelinya, dia katakan saya tidak cinta kalau saya tidak belikan. dia tidak mau memiliki anak, dia juga tidak segan berkata kasar bahkan memukul, menampar dan menendang saya jika dia marah. sudah hampir 6 bulan dia tidak kasih saya nafkah batin juga. saya tersiksa dengan kelakuan dia. malah dia berbicara kepada saya kalau saya menjadikan dia keset, padahal apapun kebutuhan dia selalu saya penuhi, tidak pernah saya suruh2 dia. apapun saya tidak boleh  membantah, jika tidak nanti saya ditampar. kemudian dia bilang tidak cinta saya, nanti mau cari perempuan lain trus dia nikahi lalu dia tinggalkan saya.

saya tersiksa bahkan merasa ingin mati saja..

sudah tidak ada lagi yang bisa saya lakukan, menghadirkan orang ketiga malah bisa membuat saya terbunuh karena dia akan berlaku baik didepan orang natinya setelah itu saya akan dihabisi dia.

saya pernah terfikir untuk pergi jauh dari dia tapi saya tidak tau apakah saya akan bisa hidup sendiri karena saya sebatang kara dan sudah 6 tahun hidup bersama dengan suami saya.

saya mohon saran yang terbaik untuk saya sebagai pertimbangan saya.

mertua saya juga sudah memberi saran untuk meninggalkan anaknya saja karena kasihan sama saya.. bagaimana ini?



-- Z (Jakarta)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Ibu, kalau kondisi rumahtangga yang ibu ceritakan itu adalah benar adanya dan mertua ibupun sudah menyarankan, maka menurut saya laksanakan saran tersebut dengan mengambil langkan yang sesuai syariat Islam, yaitu meminta cerai kepada suami

Dan apabila suami menolaknya atau tidak mau menceraikan, maka gugat saja ke Pengadilan Agama dengan meminta saran sebelumnya ke Pengadilan

Dan sebagai seorang yang beriman, ibu haram untuk berputus asa, masih ada Allah Yang senantiasa akan memberikan pertolongan kepada hyamba-Nya yang mau mendekat kepada-Nya

Jika diperlukan, ibu datang kepada fihak ketiga yang mempunyai kopetensi untuk menjadi konsultan (ustadz atau tokon masyarakat yang bijak)

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikim wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA