Assalamu'alaikum Wr,. Wb,.
Usia pernikahan saya baru berjalan 6 tahun, tapi 2 tahun belakangan ini muncul konflik org ke-3 dalam rumah tangga saya yang bermula dr permainan game online suami saya. Mereka bertemu di sana dan intens menjalin komunikasi di belakang saya, sebenarnya saya sudah mengetahui dari awal.
Suami saya sampai punya akses di semua media online si perempuan yg bahkan media online saya saja suami gak mau tahu. Berkali-kali saya maafkan, tapi berkali-kali di lakukan lagi oleh suami saya, dengan alasan cuma iseng sama si perempuan itu. Padahal, dengan saya si perempuan ini mengaku bennar-benar mencintai suami saya.
Sampai pada hari sabtu saya menemukan komunikasi mereka yg menurut saya sudah sangat keterlaluan, yang membuat saya memutuskan untuk lebih baik berpisah saja. Tapi suami saya ngotot tidak mau berpisah, dengan alasan dia cinta mati sama saya. Tapi hati saya seperti tidak mau mendengar kata" yang sama lagi seperti kejadian sebelumnya..
Sebenarnya ada hal yg harus saya pikirkan sebelum saya memutuskan benar" mengambil jalan perpisahan adalah anak" saya..
Mohon bantuannya, apakah keputusan utk berpisah ini adalah satu"nya jalan terbaik utk saya? Ataukah saya lebih baik bertahan demi anak"? Tapi tolong bantuan saran, bagaimana caranya ðŸ™
Wassalamu'alaikum Wr,. Wb,.
Wa'alaikumussalaam wrwb.
Siapapun dari kita yang berkeluarga, tentu menghendaki kedamaian dalam kehidupan rumahtangganya, karena hanya dengan suasana damai sajalah, suami istri akan bisa membangun dan mengatur rumah tangganya dengan baik
Namun yang namanya problem dan masalah keluarga itu memang bisa terjadi dalam rumah tangga siapa saja, termasuk di keluarga anda tentunya, sebagaimana anda telah ceritakan, tetapi yakinlah bahwa anda tidak sendirian
Dan ketika terjadi masalah dalam keluarga yang bisa menyebabkan hilangnya suasana damai, mestinya harus segera diupayakan untuk diurai dengan berbagai cara, agar suasana damai bisa kembali bisa dirasakan bersama.
Upaya untuk mengurai masalah tersebut bisa dimulai dengan kesiapan suami istri untuk membangun komunikasi yang baik, dengan masing2 menyampaikan masalah yang dirasakan, dilanjutkan dengan saling memberikan masukan, memusyawarahkan masalah yang ada, dan kalau diperlukan bisa dengan menghadirkan fihak ketiga yang mempunya kompetensi untuk menjadi penengah
Dan karena itu, janganlah masalah yang membuat anda merasa tidak nyaman tersebut berlaru larut tidak ada ujungnya, tapi segeralah komunikasikan kepada suami, ajaklah suami duduk bersama dengan cara yang baik dan dengan bahasa yang lembah lembut, pilihlah waktu yang kondusif, sehingga suasana komunikasi bisa berjalan dengan baik, cair dan bahkan santai, dan kalau diperlukan hadirkan fihak ketiga yang mempunyai kompetensi untuk menjadi penengah
Kalau upaya optimal sudah anda lakukan, tetapi suami tetap dengan sikapnya yaitu berselingkuh, makaq barangkali perpisah bisa menjadi alternatif pilihan terkahir, sebab kondisi masih sama tentu anda tidak bisa damai dalam kehidupan rumah tangga dan pasti akan juga berpengaruh pada perkembangan anak anda
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan petunjuk kepada suami anda sehingga bisa segera sadar akan khilafnya
Wallahu a'lam bishshaswaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.