Assalamualaikum.wr.wb, saya sudah menikah selama 14 tahun dan dikaruniai 2 orang anak. saya sudah melakukan dosa besar yaitu berzina sampai mengandung padahal saya masih sah istri orang. saya bertaubat dengan perbuatan saya dan sungguh2 menyesal. suami saya mengetahui perbuatan saya dan dia ingin bercerai dari saya tetapi saya tidak mau saya masih mencintai dan berharap bisa memperbaiki rumah tangga kami. suami sangat kecewa dia berusaha menerima saya tetapi perubahan sikapnya saat ini membuat saya smakin merasa bersalah atas smuanya, suami saya berubah dia tidak lagi solat sering chat mesra sama wanita lain, bahkan melihat aurat wanita lain, selain itu dia juga memperlihatkan auratnya sendiri kepada wanita lain, sering berbohong, sperti sudah tak peduli lagi dengan istri dan anak karna slama drumah slalu main hp. saya berpikir spertinya suami saya membalas smua yang pernah saya lakukan sm dia. saya bingung harus bagaimana berusaha saya bicara tetapi dia slalu membalikan smuany kepada saya sehingga saya tidak bisa berbuat apa2. mohon saran saya harus bagaimana dalam menghadapi suami saya dan apakah saya salah sebagai yang sudah berdosa berusaha bertaubat dan mengingatkan suami?
terimakasih wassalamualaikum.wr.wb
Wa'alaikumussalaam wrwb.
Perbuatan anda dengan berselingkuh bahkan berzina dengan seorang laki-laki disaat posisi anda masih sah sebagai seorang istri dari seorang suami adalah perbuat yang sangat keji dan dosar besar, yang karenanya sangat wajar dan sah secara syar'i kalau suami anda menceraikan anda
Tetapi ternyata suami anda tidak menceraikan anda, dan itu juga sah sah saja secara syar'i, yang salah itu adalah respon suami anda dengan melampiaskan kekecewaanya dengan melakukan kemaksiatan kemaksiatan sebagaimana yang anda ceritakan
Namun, sebesar apapun dosa seorang hamba Allah, ketika kemudian ia menyesali dan bertaubat dengan benar, insya Allah akan tetap Allah terima taubatnya
Saran saya, ajaklah suami dengan cara yang bijaksana di waktu yang kondusif untuk duduk sesaat memusyawarahkan problem keluarga yang sedang kalian hadapi, akuilah kesalahan anda dan mohonlah maaf, sampaikan kesungguhan anda untuk bertaubat dengan benar dan kesungguhan anda untuk memperbaiki diri, dan apabila diperlukan hadirkan fihak ketiga yang kalian berdua yakini mempunyai kompetensi untuk memberikan masukan masukan dan menjadi penengah
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrwb.