assalamualaikum...
mohon ustadz, saya mau bagaimana cara menghadapi istri yang marah dan minta pisah. permasalahn ini di mulai ketika suatu malam saya minta berhubungan badan dan istri menolak dia saat itu bilang, kalo ada maunya aja lah mbaik mbaikin
saat itu sy terpancing emosi sampai sy bilang gkpapa kalo gk mau diajak berhubungan badan sebulanpun sy bisa ... toh bisa jajan di luar
trus sy mendiamkanya malam itu bahkan saking kesalnya sy . sy tidur di ruang tamu dan 3 hari sy mendiamkan istri saya
dihari ke 4 hati sy sdh reda malem hari sy ngajak lagi istri untuk berhunungan badan tapi mungkin kata kata sy salah..katena sy bialngnya...masih mau gk ...sama sy
dan saat itulah terjadi percekcokan besar diantari kami..sampai saling mengungkit semua masalah yg sudah lama
singkat cerita kemudian istri pulang ke rumah orang tua dan esok harinya sy sakit
karena di rumah sendirian sy bingung...sy ngasih tau istri kalo saya sakit ... sy akan berobat dan pulang ke rumah orang tua saya
setelah agak enakan saya kembali ke rumah kita dan sy menemui istri sy di rumah mertua dan memintanya pulang ...istri ay tidak mau dan sypun pulang
sampai dirumah sy renungakan....sy solat . saya tahajud memohon sama Alloh agar sy dikasih petunjuk dan pertolongan
saya menyesal...kurang memperhatikan istri saya. saya terlalu cuek denganya
setiap malem sy kunjungi istri sy dan memintanya untuk pulang dan saya jg minta maaf atas selama ini banyak salah sama dia bahkan sypun sdh memintanya pulang demi anak kita...kita mulai hubungan ini dr awal...kita lupakan masalalu
ini malem ke 5 istri sy gk mau pulang kalau sy wa adanya minta pisah dan tdk merubah keputusan
ustad....apa yang harus sy lakukan....trimakasih ...wassalamualaikum....
Assalaamu 'alaikum wrwb.
Siapapun dari kita yang berkeluarga, tentu menghendaki kedamaian dalam kehidupan rumahtangganya, karena hanya dengan suasana damai sajalah, suami istri akan bisa membangun dan mengatur rumah tangganya dengan baik
Namun yang namanya problem dan masalah keluarga itu memang bisa terjadi dalam rumah tangga siapa saja, termasuk di keluarga anda tentunya, sebagaimana anda telah ceritakan, tetapi yakinlah bahwa anda tidak sendirian
Dan ketika terjadi masalah dalam keluarga yang bisa menyebabkan hilangnya suasana damai, mestinya harus segera diupayakan untuk diurai dengan berbagai cara, agar suasana damai bisa kembali bisa dirasakan bersama.
Upaya untuk mengurai masalah tersebut bisa dimulai dan in syaa Allah akan efektif, kalau ada kesiapan suami istri untuk membangun komunikasi yang baik, dengan masing2 menyampaikan masalah yang dirasakan, dilanjutkan dengan saling memberikan masukan, memusyawarahkan masalah yang ada, dan bila diperlukan bisa dengan menghadirkan fihak ketiga yang mempunyai kompetensi untuk menjadi penengah
Dan karena itu, seyogyanya anda tidak membiarkan masalah berlarut larut tidak ada ujungnya, Untuk itu segeralah komunikasikan hal tersebut dengan istri anda, ajaklah duduk bersama dengan cara yang baik dan dengan bahasa yang lembah lembut, pilihlah waktu yang kondusif, sehingga suasana komunikasi bisa berjalan dengan baik, cair dan bahkan santai, Kemudian komunikasikan masalah anda kepada istri dan saya melihat sepertinya sangat diperlukan hadirkan fihak ketiga yang kalian berdua yakini mempunyai kompetensi dalam hukum pernikahan dan kalian yakini mampu untuk menjadi penengah dalam mengurai problem yang sedang anda hadapi, sekaligus memberikan nasihat kepada kalian dalam upaya bersama mencari solusi terbaik
Dan satu hal lagi yang harus anda lakukan adalah memperbaiki hubungan anda dengan Allah, pastikan anda benar- benar berupaya untuk beribadah dengan yang sebaik baiknya kepada Allah, perbanyak doa dengan menyertakan istri anda dalam setiap doa doa yang anda panjatkan kepada Allah
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya
Wallahu a'lam bishshawaab
Wassalaamu 'alaikum wrw