Wali Tidak Mau Menikahkan

Pernikahan & Keluarga, 2 Oktober 2020

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ijinkan saya cerita dan meminta solusi atas problem yg saya hadapi. 

Pada 3 tahun lalu saya menikah siri dengan seorang lelaki yg telah berkeluarga. Dikarnakan ketidaktahuan kami, kami menikah tanpa diketahui oleh keluarga saya (pihak wanita) tetapi pihak keluarga laki-laki serta anak2 dan istrinya tahu bahwa ayahnya sudah menikah lagi. Pihak keluarga laki-laki amatlah baik dan menerima kehadiran saya. 

Tapi masalah muncul bbrapa bulan setelahnya,  saya hamil dan akhirnya saya jujur bahwa saya telah memiliki suami. Saya tau keluarga saya tidak akan mau menerima suami saya dikarnakan keluarga saya amat menentang poligami.  Akhirnya ayah saya memutuskan untuk tidak akan melepaskan saya kpd suami saya. Padahal kala itu saya hamil besar. Keluarga saya selalu mengancam dan menakut-nakuti dngn azab dan cap anak durhaka serta pelakor jika saya bersikukuh bertahan dgn suami saya. 

Akhirnya kami selalu sembunyi2 untuk bertemu sekedar mengajak si kecil berkumpul bersama ayahnya. Kami masih sangat mencintai. 

Ketika anak kami menginjak usia 9 bulan ayah saya scr sepihak menikahkan saya dgn duda beranak 5, jujur saya syok tanpa persetujuan saya pun dipindahkan ke rumah duda tsb. Baru sehari saya dan anak saya mengalami KDRT,  saya berusaha kabur tapi HP disita dan rumah selalu dikunci dan diawasi,  akhirnya pada minggu ke 3 saya berhasil pulang ke rumah ortu saya,  disana saya cerita bahwa saya mendapat KDRT hingga anak saya nyaris mati. Keluarga saya tidak percaya mereka anggap saya cari alasan biar bisa kembali ke suami saya. Saya tau ayah saya selalu beralasan tidak mau pusing tentang masalah pernikahan saya karena poligami, jadinya beliau memutuskan sepihak menikahkan saya

Akhirnya stlah 1/2 tahun saya bisa mengurus perceraian dgn duda tsb dikarnakan buku nikah yg sudah terbit dr kuat (itupun ayah saya memaksa dan menyuap kepala kua agar diterbitkan buku nikah,  pdhal kpla kua tidak setuju dgn pernikahan kami) 

Stlah bercerai saya tahu bahwa suami saya selalu mencari keberadaan saya dan anknya.  Akhirnya kami bertemu kembali dan kami msh scr sembunyi bertemu agar si kecil senang berkumpul dgn ayahnya.

Keluarga saya berharap saya dpt menikah dngan org lain (tidak berpoligami) bahkan ayah saya berucap bahwa tidak akan ridho jika saya dilamar pria beristri. 

Kami berencana untuk menikah kembali, agar anak2 kami tetap dpt kasih sayang ayahnya

Tapi ayah saya tidak mau menikah kan, dan selalu mengancam

Saya harus bagaimana? Saya ingin selalu melindungi anak2 suami dr istri pertama dan juga melindungi anak saya, tapi ayah saya selalu mengancam bahwa nti akan menghancurkan ayahnya anak2 kami.

Mohon solusi ustd

Jazakallahu khair

Wassalam alaikum



-- Tere (Bali)

Jawaban:

Wa'alaikumussalaam wrwb.

Mohon maaf, sejujurnya sebetulnya masalah anda ini adalah masalah yang sangat serius dalam agama

Masalah utamanya ada pada status pernikahan anda dengan seorang laki laki yang sudah berkeluarga dengan tanpa diketahui oleh wali sah nikah anda yaitu ayah kandung anda, padahal pernikahan seorang wanita dengan tanpa ada izin dari wali sahnya adalah pernikahanh yang tidak sah, yang berarti hubungan yang selama ini anda lakukan dengan laki laki yang telah berkeluarga tersebut adalah hubungan zina yang tentu hal tersebut adalah sebuah kesalahan besar dan dosa besar

Oleh karena itu, menurut saya lebih baik anda segera bertaubat kepada Allah dengan sesegera mungkin memutuskan hubungan dengan laki laki yang selama ini anda anggap sebagai suami tersebut, dan kembalihah kepada orang tua untuk meminta maaf

Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya

Wallahu a'lam bishshawaab

Wassalaamu 'alaikum wrwb.



-- Agung Cahyadi, MA