Assalamualaikum,
Pak ustad, apakah wanita yang sedang haid diperbolehkan membaca dzikir pagi dan petang (Al Ma'tsurot), meski di dalamnya terdapat potongan-potongan ayat-ayat suci Al-Quran?
Mohn jawabannya. Terima kasih.
Wassalam
Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.
Berdzikir dengan dzikir matsurat pagi dan petang -yang diantara dzikirnya ada ayat alquran-bagi orang yang sedang haid hukumnya mubah atau boleh. Hal itu berdasarkan kepada keumuman sabda rasulullsh saw kepada ‘Aisyah ra ketika beliau mengerjakan haji wada bersama Rasulullah saw. Ketika mengikuti haji wada’ Aisyah mengalami haid. Maka rasulullah bersabda kepadanya memberi arahan apa yang boleh dikerjakan dan tidak boleh dikerjakan:
ÙَاÙْعَلÙÙ‰ مَا ÙŠÙŽÙْعَل٠الْØÙŽØ§Ø¬ÙÙ‘ ØŒ غَيْرَ أَنْ لاَ تَطÙÙˆÙÙÙ‰ Ø¨ÙØ§Ù„ْبَيْت٠ØÙŽØªÙŽÙ‘Ù‰ ØªÙŽØ·Ù’Ù‡ÙØ±ÙÙ‰
“Lakukanlah segala sesuatu yang dilakukan orang yang berhaji selain dari melakukan thawaf di Ka’bah hingga engkau suci.” (HR. Bukhari no. 305 dan Muslim no. 1211)
Dalam hadits diatas disampaikan bahwa semua yang dilakukan oleh jamaah haji -selain thawaf-adalah boleh dikerjakan, termasuk didalamnya adalah dzikir. Wallahu a’lam bishowab (as)