Mimpi Ibu

Lain-lain, 23 Maret 2024

Pertanyaan:

assalamulaikum. mau bertanya terkait mimpi yang saya alami. jadi begini ibu saya itu sudah meninggal sekitar udah 5 bulan, dan dari dia ninggal saya tidak pernah mimpi dia sama sekali, baru kali ini.

jadi dalam mimpi saya, saya dan abang saya lagi makan bersama ibu saya terus sehabis makan abang saya mencium ibu saya, ngak lama dari itu saya juga kepengen mencium ibu saya karna ngak tau kenapa ada pikiran kalau ngak bisa lagi nantinya, posisinya disitu ibu saya pucat banget, dan setelah itu saya bilang, bu mau cium juga, terus badan ku agak diangkat sedikit nah pas saya mencium ibu saya, saya langsung pingsan dan terasa badan saya diangkat ibu saya terus dia sholawat nabi, sesudah itu saya terasa tubuh saya diangkat melayang keatas, karna terasa angin"nya, dalam posisi ngak sadarkan itu saya ngomong dalam hati(lah kok saya merasa naik keatas) setelah itu saya langsung membuka mata tapi gelap ngak keliatan apa-apa, tapi saya merasa badan saya langsung turun lagi pas sudah membuka mata pas diatas itu, dan didalam mimpi itu saya langsung sadarkan diri. mohon penjelasannya Terima kasih banyak sebelumnya waassalamualaikum... 



-- Nurlaila (Jakarta)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabrakatuhu.

Mimpi dalam islam itu ada tiga macam:

  1. Mimpi sebagai yang menjadi kabar gembira.
  2. Mimpi sebagai bunga tidur,
  3. Mimpi karena gangguan setan

Rasulullah saw bersabda:

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثٌ، الحَسَنَةُ بُشْرَى مِنَ اللَّهِ، وَالرُّؤْيَا يُحَدِّثُ الرَّجُلُ بِهَا نَفْسَهُ، وَالرُّؤْيَا تَحْزِينٌ مِنَ الشَّيْطَانِ، فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ رُؤْيَا يَكْرَهُهَا فَلَا يُحَدِّثْ بِهَا أَحَدًا وَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ

Artinya: “Mimpi itu ada tiga. Mimpi baik yang merupakan kabar gembira dari Allah, mimpi karena bawaan pikiran seseorang (ketika terjaga), dan mimpi menyedihkan yang datang dari setan. Jika kalian mimpi sesuatu yang tak kalian senangi, maka jangan kalian ceritakan pada siapa pun, berdirilah dan salatlah!” (HR Muslim).

Terkait dengan makna mimpi yang anda tanyakan, kami tidak bisa memberikan jawaban yang pasti. Wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc