Assalamualaikum yaa ustadz, afwan jiddan, ana mau tanya ustadz, dalam waktu dekat ini ana punya rencana untuk memperdalam ilmu agama dan bahasa arab di salah satu pondok pesantren, dan qodratullah nya pondok pesantren yang ana ambil, bisa untuk orang dewasa, yang mau ana tanyakan, ana sangat ingin memperdalam ilmu agama dan bahasa arab di pondok pesantren karena berdasarkan pengalaman ana, ana cukup kesusahan untuk mengikuti kelas online bahasa arab, tapi setiap ana diskusi mengenai hal ini dengan orang tua ana, beliau memang tidak memberikan pendapat apapun tapi jelas terlihat dari raut wajah orang tua ana bahwa mereka kurang setuju dengan keputusan ana, walaupun seluruh biaya selama ana mondok nanti alhamdulillah menggunakan dana pribadi, izin mohon saran dan masukannya ustadz mengenai hal ini, karena secara pribadi ana bingung harus bagaimana, mau tetap pada pendirian ana untuk melanjutkan ke pesantren atau mengikuti keinginan orang tua untuk tetap bekerja, afwan jiddan wa jazakumullah khairan katsiran ustadz
Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.
Belajar dan menuntut ilmu adalah perbuatan yang baik dan utama. Bahkan mereka yang keluar mencari ilmu, dia berstatus fii sabilillah hingga dia pulang ke rumah. mereka yang mencari ilmu akan dipermudah jalannya menuju surga.
Tapi kita juga tahu bahwa taat kepada orantua adalah perbuatan yang utama juga. Dan ridha Allah terletak pada ridha orang tua. Jika orangtua ridha dan mengijinkan anaknya melakukan sesuatu,maka Allah juga meridhai dan mengijinkan anak tersebut.
Karena itu, sebalum anda memutuskan untuk tetap berangkat belajar ke pondok atau tidak berangkat dan menuruti keinginan orangtua, sebaiknya anda ajak orantua untuk berdialog dan berbicara dari hari ke hati.
Orangtua anda belum menjelaskan sikapnya secara lisan, dia tidak mengatakan apapun terkait rencana anda itu. Dia hanya menunjukkan sikap yang anda pahami bahwa orangtua tidak mengijinkan anda belajar di pondok. Bisa jadi dia bersikap seperti tidak ingin anda pergi, bukan karena dia tidak mengijinkan, tapi dia merasa berat harus anda tinggalkan, walaupun jika anda tinggalkan, dia tetap ridha dan sayang. Bukan karena tidak setuju, tapi lebih dibawa perasaan.
Semoga dengan anda berkomunikasi dan berbicara secara langsung,maka orangtua anda kan menyampaikan apa yang sesungguhnya ada dikepalanya dan apa sesungguhnya sikapnya yang dia pilih. Mengjinkan atau tidak.
Jika setelah itu anda ketahui dia tidak mengijinkan anda pergi mondok, sebaiknya anda turuti kenginannya walaupun berat rasanya. Karena kehendak orangtua harus ditaati walau tidak sesuai dengan keinginan kita. Wallahu a’lam bishowab. (as)