Assalamu'alaikum pak Ustadz bagaimana hukumnya jika membeli barang semisal parfum lalu digunakan untuk maksiat apakah parfumnya menjadi haram?
Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.
Semua benda ciptaan Allah yang ada di alam semesta ini, hukum asalnya adalah halal. Kecuali yang jelas diharamkan oleh syariat. Seperti daging babi, sembelihan untuk selain Allah dan lain-lain. Allah swt berfirman:
هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَوَاتٍ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
“Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. dan Dia Maha mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al Baqarah (2): 29)
Rasulullah saw bersabda:
الحلال ما أحل الله في كتابه والحرام ما حرم الله في كتابه وما سكت عنه فهو مما عفا عنه
“Yang halal adalah apa yang Allah halalkan dalam kitabNya, yang haram adalah yang Allah haramkan dalam kitabNya, dan apa saja yang di diamkanNya, maka itu termasuk yang dimaafkan.” (HR. At Tirmidzi No. 1726, katanya:hadits gharib. Ibnu Majah No. 3367, Ath Thabarani dalam Al Mu’jam Al Kabir No. 6124. Syaikh Al Albani mengatakan:hasan. Lihat Shahih wa Dhaif Sunan At Tirmidzi No. 1726. Juga dihasankan oleh Syaikh Baari’ ‘Irfan Taufiq dalamShahih Kunuz As sunnah An Nabawiyah, Bab Al Halal wal Haram wal Manhi ‘Anhu, No. 1)
Perbuatan maksiat yang dilakukan seseorang tidak mengubah status halal/mubah suatu benda. Yang diharamkan adalah perbuatan maksiat. Bukan benda yang dipakai maksiat. Seperti seorang yang membeli parfum. Parfum hukumnya halal. Kehalalan parfum tidak berubah hanya karena perbuatan maksiat yang dilakukan pemakai parfum itu. Wallahu a’lam bishowab. (as)