Dosa Jariyah

Lain-lain, 12 Oktober 2024

Pertanyaan:

Assalamualaikum Admin Saya Mau bertanya

Pertanyaan : "Assalamu'alaikum Ustadz, saya ingin bertanya mungkin sedikit panjang. Saya baru memulai ingin menjadi konten kreator gaming/games, tipe kontennya adalah saya memainkan suatu game sampai tamat lalu saya rangkum menjadi 1 video yang saya balut dengan cerita dan ekspresi saya untuk game tsb.

Ketika saya mengedit video saya tambahkan disclaimer dan memberi tahu, ini hanyalah game semua itu fiktif dan untuk hiburan, jadi kalau ada kekerasan/hal negatif di game ini dan perkataan saya yg kurang sopan jangan di tiru ya. Saya selalu memberikan disclaimer itu karena tidak mau adegan di game/perkataan saya ditiru/jadi inspirasi orang yg nonton video saya. 

Utk video games yang saya rekam kali ini ber genre 21+, dimana tema gamenya tentang peperangan zaman medieval 1500tahun, ada salah satu misi sampingan/side quest dalam game tersebut yang ada adegan sex yg kira2 berdurasi 5-10detik. Kalau side quest tsb tidak dikerjakan juga tidak apa karena gaakan berpengaruh ke misi utama/main mission. Dan saya gaakan tempilin misi yang ada adegan sex tsb karna saya fokus bercerita untuk misi utama. 

Jadi yg ingin saya tanyakan, apakah hal tersebut bisa menjadi dosa jariyah saya ustadz? Saya memainkan game yang berisikan ada hal2 seperti mencuri, kekerasan, dsb karena memang seperti itu genre gamenya, tetapi saya selalu memberikan disclaimer yg intinya ini hanya game dan untuk hiburan, jangan tiru di dunia nyata, seperti yang saya tulis diatas

Apakah dengan saya sudah memberi disclaimer ketika ada orang menonton video saya dan mereka menjadi sedikit terinspirasi berbuat negatif itu akan menjadi dosa jariyah saya ustadz? Saya mengedit video game dan bercerita sebisa mungkin tidak mengeluarkan kalimat kasar dan tidak menampilkan adegan2 negatif, dan saya selalu memberikan disclaimer kepada penonton dalam game2 tsb. Mohon dijawab ustadz karna untuk panduan saya kedepannya, terima kasih?



-- Derry (Jakarta Selatan)

Jawaban:

Wa alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu.

Kami memahami apa yang yang anda lakukan masuk kategori resensi/ulasan, yaitu memberikan penilain dan catan sebuah karya, baik itu berupa buku atau karya seni.

Anda memainkan sebuah game dari awal sampai selesai, dan setelah itu anda membuat ringkasan game itu sehingga orang yang melihat konten anda dapat memahami isi game secara umum.  Anda juga memberi catatan penting yang perlu diperhatikan oleh mereka yang akan memainkan game tersebut,dan catatan dampak positifnya dari game itu dan catatan negative yang harus dihindari.

Menanggapi apa yang anda lakukan,kami berikan tanggapan sebagai berikut :

  1. Konten yang anda buat sangat baik untuk menjadi rambu-rambu mereka yang mau main game. Dengan adanya resensi yang anda buat, maka orang yang mau main game telah mendapatkan info awal yang memadai untuk memilih game yang baik dimainkan atau tidak dimainkan.
  2. Jika anda telah memberikan catatan positif dan negative sebuah game, kemudian orang mengabaikan catatan anda itu, maka dia sendiri yang akan bertanggung jawab terhadap apa yang dipilihnya.
  3. Niatkan semua yang anda buat adalah untuk memotivasi orang untuk malakukan kebaikan dan menghindari keburukan. Niat anda akan menjadi dasar penilaian Allah terhadap apa yang anda lakukan. Rasulullah bersabda:

َنْ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)

  1. Setiap yang dilihat, didengar, diucapkan dan dilakukan oleh seseorang akan memberi pengaruh kepada orang lain, pengaruh itu bisa positif dan bisa pula negative. Pengaruh itu berpulang kepada kemampuan orang untuk menganalisa informasi yang dia dapatkan. Jika dia mampu menganalisa dengan tepat maka dia akan memberi pengaruh baik,tapi sebaliknya tidak mampu menganalisa, maka akan memberikan pengaruh negatif. Karena itu pilihlah konten game yang sesuai dengan kategori usia pemainnya.Segmen dan kategori orang yang boleh mengakses informasi ini harus ditampilkan agar supaya orang mengetahui sejak awal bahwa ini cocok untuk mereka atau tidak. Layak dikonnsumi oleh mereka atau tidak.

Demikian yang bisa disampaikan. Semoga bermanfaat. wallahu a’lam bishowab. (as)



-- Amin Syukroni, Lc