Assalamu'laikum ustad
Saya ingin bertanya mengenai lafaz kinayah. Sebelumnya saya sedikit bercerita tentang diri saya, saya menderita was was dari umur 15 thn sampai dg saat ini umur saya 39thn. Saya was was dalam segala hal, was was najis, wudhu, shalat, mandi wajib, dll, bahkan saya was was tentang kesehatan, pernah didiaknosa kecemasan berlebih waktu itu.
Beberapa hari ini saya dilanda was was talak, semacam ada bisikan/lintasan hati tentang talak. saya takut berbicara baik sama istri maupun dgn orang lain, saat berbicara saya pilih2 dulu kata2 saya biar tidak salah ucap, saya takut menyebutkan kata2 seperti pergi, beres, putus, selesai, lepas, dll.
Nah,,,kejadiannya begini ustad..
setelah shalat magrib saya tiduran di kamar karna capek seharian kerja. terus diluar, anak lagi main hp volumenya agak keras, istri bilang sama anak "hei jangan besar kali volume hp nya" kata istri dg nada yg tinggi. saya kesal sama mereka berdua karna berisik. Terus saya keluar dari kamar bilang sama istri hpnya memang sudah agak hank volumemya tidak bisa dikeclin, ooo jawab istri saya. Terus saya bilang sama anak saya kamu jgn main hp disitu, trus anak saya langsung bangun mau masuk kekamar "mau main hp dikamar" saya langsung berkata pada anak saya "jangan masuk sini, sana keluar kamu" dg nada yg tinggi/bentak.
Pertanyaan saya.
1.adakah itu termasuk lafaz kinanyah saat saya bentak anak dg kata2 "jangan masuk sini, sana keluar kamu".?
2. Jika yg saya usir anak, apakah itu berlaku juga untuk istri karna istri ada disitu saat saya usir anak.?
3. Jika ada bisikan atau lintasan hati tentang talak saat mengusir apa hukumnya apa itu sudah dianggap niat?
4.apakah saya harus bilang rujuk pada istri saya setelah kejadian seperti di atas.?
saat ini saya sedang was was karnya.
Mohon jawabannya ustad, terima kasih!!!
untuk perkara was-was yang anda sampaikan. silahkan konsultasi via online di wa 081703357795