Saya ingin bertanya mengenai kondisi yang sudah saya alami kurang lebih selama satu tahun terakhir. Saya sering mengalami was-was berupa pikiran dan bisikan di dalam hati yang menghina Allah dengan kata-kata yang sangat tidak pantas. Awalnya hal ini jarang terjadi, tetapi lama-kelamaan menjadi kebiasaan dan bisa muncul berkali-kali dalam sehari. Kondisi ini membuat saya sangat tertekan, bahkan saya pernah sampai memukul kepala saya sendiri karena merasa sangat bersalah dan tidak tahan dengan pikiran tersebut.
Sampai pada suatu titik, saya merasa seperti sengaja mengikuti bisikan tersebut di dalam hati. Namun setelah itu saya langsung beristighfar. Yang membuat saya bingung, saya merasa tidak sepanik dulu ketika hal itu terjadi. Dari situ muncul ketakutan dalam diri saya, apakah ini berarti iman saya sudah hilang, atau bahkan saya sudah keluar dari Islam (murtad). Saya sangat takut akan hal itu. Padahal di dalam hati, saya sebenarnya tidak ingin memiliki pikiran seperti ini dan saya merasa sangat menyesal setiap kali hal itu terjadi. Saya juga ingin bertaubat dengan sungguh-sungguh, tetapi saya bingung bagaimana cara yang benar.
Mohon penjelasan dan bimbingannya, apakah kondisi saya ini masih bisa diampuni oleh Allah, dan bagaimana cara bertaubat yang seharusnya saya lakukan. Terima kasih.
-- Inayah (Ogan Komering Ulu Timur)
Jawaban:
Assalaamu 'alaikum warahmatullahi wa barakaatuh.
Kondisi yang anda alami, yaitu was-was berupa bisikan menghina Allah, merupakan gangguan setan yang bertujuab untuk merusak keimanan. Anda TIDAK murtad atau keluar dari Islam. Bisikan yang dibenci dan membuat takut justru adalah tanda iman yang sejati. Jangan ikuti pikiran tersebut, cukup berlindung kepada Allah, beristighfar, dan alihkan perhatian.
Berikut adalah penjelasan dan bimbingan berdasarkan situasi anda :
1). Mengapa Ini Terjadi?
Was-was Setan: Setan berusaha membuat anda sedih, ragu, dan putus asa.
Sahabat Nabi pernah mengalami ketakutan serupa dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyebutnya sebagai bukti "iman yang nyata" karena anda membenci bisikan tersebut.
Lintasan pikiran buruk dalam hati yang tidak diucapkan dan tidak diamalkan tidak dihitung sebagai dosa.
Perasaan "kurang panik" saat ini bukan berarti iman hilang, melainkan tanda anda mulai terbiasa melawan atau kelelahan secara mental.
2). Cara Bertaubat dan Menghadapinya
Berhenti Menuduh Diri Sendiri: Jangan memukul kepala atau menyiksa diri. Ketakutan anda adalah bukti anda tidak setuju dengan pikiran tersebut.
Berhenti Berpikir/Menganalisis: Jangan berusaha membantah bisikan tersebut dengan logika. Semakin dilayani, setan akan semakin gencar.
Langsung Beristighfar dan Isti'adzah: Baca A'udzu billahi minasy syaithanir rajim (Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk) dan beristighfar.
Segera sibukkan diri dengan aktivitas lain (membaca Quran, dzikir lisan, bekerja, atau berinteraksi).
3). Kondisi anda sangat bisa diampuni oleh Allah. Allah Maha Pengampun dan tahu bahwa hati anda tidak menginginkan pikiran tersebut. Bersabarlah dalam melawan bisikan ini, karena melawan was-was adalah jihad batin yang berpahala besar.
Jika gangguan ini terus berlanjut hingga mengganggu aktivitas sehari-hari (stres berlebihan, sulit tidur), sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psisiater, karena was-was yang berlebihan bisa terkait dengan gangguan kecemasan.
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya