Pertanyaan:
Assalaamu'alaikum Ustadz, Tadi saya shalat di masjid, sebelum shalat, saya meludah ke kiri sebanyak 3 kali untuk mengusir waswas setan. Saat ludahan terakhir saya meludah terlalu kuat, sampai sedikit air liur keluar. Ternyata saya tengok di sebelah kiri ada buku mushaf. Bukan Al-Qur'an penuh, melainkan buku yang setelah saya lihat ternyata berisikan beberapa surah pilihan termasuk Al-Kahfi, Al-Mulk, Yaa Siin, dan Al-Waqi'ah. Saya khawatir air liur saya mengenai buku yang berisikan mushaf tersebut. Apakah saya berdosa? Niat saya meludah 3 kali ke arah kiri untuk mengusir waswas setan sebelum shalat. Terima kasih. Jazakallahu khairan.
--
Galih Rineksa (Depok)
Jawaban:
Wa'alaikumussalaam wrahmatullahu wa barakaatuh.
Anda tidak berdosa sama sekali. Niat anda murni untuk menjalankan sunnah agar terhindar dari gangguan setan (waswas), dan air liur yang mengenai mushaf tersebut terjadi karena ketidaksengajaan dan di luar kontrol anda.
Dalam Islam, perbuatan yang dilakukan karena tidak sengaja atau lupa dimaafkan dan tidak dicatat sebagai dosa.
Terkait dengan kejadian tersebut, berikut beberapa hal yang perlu diketahui:
- Tindakan meludah ke kiri yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (seperti dalam hadits riwayat Muslim) bertujuan untuk mengusir gangguan setan saat shalat. Praktik yang dimaksud adalah meludah ringan (meniup dengan sedikit air liur atau tafl).
- Lembaran buku yang memuat surah-surah Al-Qur'an (seperti Surah Al-Kahfi, Yaa Siin, dll) tetap dimuliakan sebagai bagian dari Al-Qur'an. Air liur pada dasarnya bukanlah najis yang berat, namun adab terhadap Al-Qur'an tetap harus dijaga.
- Untuk membersihkan bekas ludah tersebut, anda bisa mengambil tisu basah atau kain bersih dan mengusap perlahan bagian buku yang mungkin terkena percikan air liur tadi.
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya. Wallahu a'lam bishshawaab.
Wassalaamu 'alaikum wrwb,.
--
Agung Cahyadi, MA