/**/

Aurat

Fiqih Muamalah, 8 September 2026

Pertanyaan:

Assalamualaikum ustadz izin bertanya, jika dalam rumah ada taman tak beratap atau kebun belakang yang dibenteng tinggi sehingga tidak tampak dari luar tapi tampak dari atas, apakah tetap harus menutup aurat secara sempurna? Bagaimana dengan rumah yang jendelanya dibuka/menggunakan kaca transparan/ventilasi dll, apakah harus menutup aurat? Terima kasih.



-- Aisyah (Magelang)

Jawaban:

Wa'alaaikumussalaam warahmatullahi wa barakaatuh.

Dalam hukum Islam, kewajiban menutup aurot sangat berkaitan dengan siapa yang melihat (nadzar) dan potensi terlihat oleh orang yang bukan mahram (ajnabi).
 
Berikut adalah penjelasan untuk kedua situasi yang Anda tanyakan:
 
1). Taman Tak Beratap / Kebun Belakang Benteng Tinggi
Jika taman tersebut dikelilingi benteng tinggi sehingga tidak terlihat oleh tetangga atau orang yang lewat di luar, maka anda tidak wajib menutup aurat secara sempurna di area tersebut.
Namun, ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan:
  • Jika posisi rumah anda berada di dekat gedung bertingkat, rumah tetangga yang lebih tinggi, atau area yang sering dilewati drone dan pesawat, sehingga orang lain bisa melihat ke bawah, maka anda wajib tetap menutup aurat demi menjaga diri dari pandangan non-mahram.
  • Jika benar-benar aman dari pandangan atas dan luar, anda boleh melepas hijab. Di hadapan suami, tidak ada batasan aurat. Di hadapan mahram (seperti ayah atau anak kandung), aurat wanita adalah bagian tubuh antara pusar dan lutut, namun tetap dianjurkan berpakaian sopan.
2). Rumah dengan Jendela Terbuka, Kaca Transparan, atau Ventilasi. Hukum di dalam rumah pada dasarnya adalah bebas (boleh tidak berhijab) selama ruangan tersebut tertutup rapat dari pandangan luar. Namun, jika rumah menggunakan kaca transparan, jendela dibuka, atau memiliki ventilasi yang lebar:
  • Wajib Menutup Aurat jika posisi jendela/ventilasi tersebut membuata anda bisa terlihat oleh orang luar (seperti tetangga atau orang yang lalu lalang di jalan).
  • Anda tidak harus selalu memakai baju kurung dan hijab lengkap di dalam rumah. Anda bisa menyiasatinya dengan memasang gorden, tirai, sticker frosted glass (kaca es/buram), atau kaca film satu arah (one-way glass).
Jika privasi rumah sudah terjaga dengan tirai atau kaca buram tersebut sehingga orang di luar tidak bisa melihat ke dalam, maka anda bebas melepas aurat di dalam rumah.
 
Demikian, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan, taufiq dan ridho-Nya. wallahu a'lam bishshawaab
 
Wassalaamu 'alaikum wrwb.


-- Agung Cahyadi, MA