Pertanyaan:
Sudah 10 tahun lama nya menjalani hubungan keluarga yg dikaruniai 2 orangg anak perempuaan usia 7th dan 5th. Dengan sabar menahan sikap suami, sudah 3 bulan ini sang istri menafkahi keluarganya dengan hasil dari kerjanya sendiri, meskipun suami kerja namun uang nya dipergunakan sendiri tanpa mau peduli pada keluarga (kontrakan, kebutuhan sehari2, anak dan istri). Menunggu ada nya ucapan pasti suami, namun tak kunjung datang.
Sang istri yg terus bertahan untuk 2org putrinya yg telah ditempatkan dikampung atas permintaan suami. Meskipun 1 rumah kontrakan, namun tak ada tegur sapa selama 3 bulan, sang istri menunggu suami nya bicara namun tak ada, masakpun tidak karena suami kasih uang pun tidak, beban hati nya yg terasa tergantung atas kehidupan nya. mohon dibantu untuk mengatasi hub ini sebagai seorang istri harus bagaimana?
--
Bagus (Bekasi)
Jawaban:
Assalamu 'alaikum wrwb.
Salah satu kata kunci dalam suksesnya kehidupan keluarga ialah tegaknya " Komunikasi dan saling memahami "
Oleh karenanya, ketika terjadi masalah dalam keluarga, maka hendaknya segera dibangun komunikasi yang baik untuk mencari solusi terbaik
Dan oleh karena dalam masalah keluarga yang anda sampaikan tersebut berawal dari nusuznya suami, maka seyogyanya istri yang berinisiatif untuk membangun komunikasi untuk mengupayakan berbagai upaya perbaikan, semoga Allah berkenan untuk memberikan kemudahan bagi tercapainya solusi terbaik
Dan jika segala upaya perbaikan telah ditempuh, termasuk mendatangkan juru runding dari kedua keluarga, dan tidak juga mendatang solusi yang diharapkan, maka barangkali istri bisa mengajukan khulu'/gugat cerai
Semoga Allah berkenan memberikan yang terbaik
Wallahu a'lam bishshawab
Wassalamu'alaikum wrwb
--
Agung Cahyadi, MA