Jin Islam Yg Masuk Ke Tubuh Manusia

Aqidah, 8 Juni 2012

Pertanyaan:

Ass.Sudah 3 bulan suami saya berguru dengan A, yang kalau saya lihat sepintas A melaksanakan rukun Islam, katanya A punya ilmu Hitta. A bisa jalan2 secara gaib ke tempat yang jauh spt mekah dll. Tubuh A sering dimasuki jin atau apalah yang diyakini suami saya jin islam, nama jin nya juga meyakinkan ada Raja Faisal dll, saya pernah ikut melihat bagaimana jin itu masuk ke tubuh A, berbicara dgn meyakinkan, mengatakan kalau ia (jin)baru saja dari mekah, atau mengatakan kalau ia dari Aras (tempat yang dikatakan sebagai tempat kita semua manusia nanti akan berkumpul di akhirat), pokoknya meyakinkanlah semua yang dikatakannya. Jin itu juga bisa mengetahui penyakit ditubuh manusia, bisa mengobati, juga bisa melakukan transplantasi organ selayaknya dokter bedah, hanya itu versi gaibnya. juga bisa membuat pintar anak2 kami. Suami saya setiap malam menemui A, saya sungguh2 keberatan dengan sikapnya ini, namun karena keterbatasan ilmu agama saya sulit untuk berargumentasi dengan suami. Yang ingin saya tanyakan baik atau tidak suami saya mengikuti ajaran A kemudian sejenis mkhluk Allah apa yang sering masuk ke tubuh A (katanya kalau yang jahat yang masuk A akan merasa kesakitan, tapi kalau yang baik yang masuk A tidak apa2, suami saya mengikuti ajaran jin yang katanya baik itu) . Terimakasih sebelumya, jawaban ini amat sangat saya butuhkan. Wass

-- Dewi Andria (Tanjungpinang)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam wrwb.

Jin adalah makhluq goib yang diciptakan Allah yang bisa melihat kita, sementara kita tidak bisa melihatnya ( QS. 7:27 ), dan ia adalah makhluq yang mempunyai tabiat " pembohong " dan tidak diperintahkan untuk membantu kita manusia. Dan dalam Islam tidak ada satu teladan atau contoh dari para ulama' salaf ( Rasulullah saw dan para sahabatnya ) yang pernah bekerjasama dengan jin, Kalaupun dalam Al Qur'an ada kisah tentang hal tersebut adalah kisah nabi Sulaiman, namun perlu kita ketahui bahwa syariatnya nabi Sulaiman bukanlah syariat kita, sementara kita hanya diperintahkan untuk mengikuti syariat nabi Muhammad saw

Dan oleh karena tabiat Jin itu pembohong, maka kita tidak boleh percaya dengan cerita dan ocehan Jin dan tidak boleh meminta tolong kepadanya apalagi mengikuti ajarannya.

Untuk itu, sebaiknya suami ibu segera meninggalkan apa yang telah dilakukannya sebelum jauh terseret lebih jauh

Demikian, semoga Allah berkenan untuk senantiasa membimbing kita semua ke jalan yang diridhoi-Nya

Wallahu a'lam bishshawab

Wassalamu 'alaikum wrwb.

-- Agung Cahyadi, MA